Rabu, 04 Januari 2017

Tugas 3 Softskill (Pengantar Bisnis Informatika)

Diposting oleh Unknown di 14.23 0 komentar
Regulasi dan prosedur pengadaan barang dan jasa
   Aktivitas pengadaan tidak terbatas pada proses pengadaan, namun cakupan aktivitas pengadaan meliputi lima kegiatan utama, yaitu rencana pengadaan, proses  pengadaan, penerimaan dan penyimpanan, serta pemakaian dan manajemen aset, dan tiga transaksi, yaitu transaksi pembelian barang/jasa (kontrak), transaksi penerimaan barang/jasa, dan transaksi pengeluaran atau penggunaan barang/jasa.


Pengadaan Barang/Jasa (yang sebelumnya disebut dengan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) adalah kegitan untuk memperoleh Barang/Jasa oleh Kementrian / Lembaga/ Satuan Kerja Perangkat Daerah/ Institusi lainnya yang prosesnya dimulai dari perencanaan kebutuhan sampai diselesaikannya seluruh kegiatan untuk memperoleh Barang/Jasa. Dan Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Jasa Konsultasi/Jasa lainnya.


Dalam proses pengadaan barang dan jasa, ada beberapa istilah yang perlu diketahui agar tidak menimbulkan ambiguitas dan misinterpretasi. Beberapa diantaranya adalah:



1.   Barang, merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut benda, baik dalam bentuk bahan baku, setengah jadi, maupun barang jadi yang menjadi objek dari pengadaan barang pemerintah.


2.   Jasa, terbagi menjadi Jasa Konsultasi, Jasa Pemborongan dan Jasa lainnya.


3.   Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), merupakan pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pelaksaan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah,yang diangkat oleh Pengguna Anggara/ Kuasa Pengguna Anggaran.


4.   Penyedia barang jasa, merupakan perusahaan maupun badan usaha perseorangan yang menyediakan barang/jasa

Rencana Bisnis : Pembuatan Resataurant Makananan Indonesia


                Indonesia termasuk salah satu negara dimana masyarakatnya merupakan memiliki banyak berbagai makanan khas di masin masing daerah . Oleh karena itu kebutuhan untuk memenuhi keinginan konsumen, dengan dibuatnya restaurant makanan indonesia  dapat menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Maka dari itu pembuatan restaurant makanan indonesia  merupakan salah satu bisnis yang sangat menggiurkan.



Gambaran Umum :


       Restaurant indonesia yanng saya buat itu akan memberikan nuansa di setiap masing masing setiap daerah , makaakan sangat menarik . dan setiap kosumen akan dimanjakan dengan setiap khas masing masing daerah. Dengan menu pemesanan juga dapat diakses melalui delevery supaya bagi konsumen yang tidak kesampaian untuk datang langsung ke restaurant saya akan tetap dapat menikmati makanan nusantara ini.


Jadi restaurant makanan nusantara ini akan berbasis teknologi dimana para pekerja hanya bekerja dalam proses pembayaran dan pengantaran makanan





 Komentar Pribadi :


        Untuk mewujudkan restaurant nusantara ini tentu akan banyak menguras waktu, tenaga juga uang. Oleh karena itu dibutuhkan kegigihan serta keinginan yang kuat untuk dapat mencapainya.



        Persaingan bisnis menjadi salah satu kendala untuk mewujudkannya. Semua itu tergantung pada bagaimana cara kita menyikapinya. 

Tulisan 3 Softskill (Pengantar Bisnis Informatika)

Diposting oleh Unknown di 14.22 0 komentar
Pada tulisan kali ni saya akan memnceritakan sedikit tentang sikap saya dalam mengakui kesalahan pada diri sendiri. Menurut saya sikap mengakui kesalahan diri sendiri itu yaitu mengakui kesalahan yan telah kita perbuat. Contohnya ketika saya berbuat kesalahan dengan teman saya, mulai ddari kesalahan kecil contohnya saya sebelumnya telah membuat janji sama teman saya untuk pergi ke suatu tempat ternyata tiba tiba saya pergi bersama keluarga tanpa memberitahukan kepada teman saya bahwasanya saya tidak bisa hari itu, dan teman saya sudah lama menunggu saya di rumahnya , dan akhirnya saya tak kunjung datang sehingga membuat teman saya menjadi kesal. Dan akibat saya tidak memberitahukan kepada teman saya itu membuat teman saya marah sama saya, sehingga saya meminta maaf kepada teman saya tersebut dan mengakui semua kesalahan saya yang diperbuat kepada dia.
Contohnya lagi saya membuat kesalahan kepada orang tua saya yaitu nilai saya yang turun sehingga membuat orang tua saya kecewa, disitu saya membuktikan kembali kepada orang tua saya dengan cara belajar dengan sungguh sungguh dan akhirnya saya mencapai target dan mendapatkan nilai yang memuaskan kembali. Disana orang tua saya yang dulunya kecewa dengan hasil belajar saya hingga akhirnya dia sangat bangga terhadap saya soalnya saya telah mmbuktikan terhadap orang tua saya kalau hasil nilai belajar saya sudah naik kembali.
Banyak hak yang telah saya lakukan dalam menakui kesalahan diri sendiri contohnya kalau saya merasaada yang salah sama diri saya sendiri saya biasanya berdoa kepada tuhan dan kalau misalkan saya masih belum tau salah saya dimana biasanya saya menanyakan kepada orang tersebut untuk memberu tau apa saja kesalahan yang telah saya lakukan kepada dia. dan selanjutnya saya pasti akan langgsung meminta maat kepada teman saya tersebut, kalau kesalahan yan saya perbuat itu ga bisa dimaafkan sama teman saya, maka saya akan terus mencoba untuk terus meminta maaf kepada teman saya sampai dia memafkan saya .
Mengakui kesalahan yang dilakukan oleh diri sendiri tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang,  butuh keberanian besar dan rasa tanggung jawab. Oleh karena itu hanya orang bermental dewasa-lah yang mampu mengakui kesalahannya sendiri.
Anak-anak biasanya lebih senang melemparkan kesalahan pada orang lain dan menganggap diri sendiri hanyalah korban, atau menangis tatkala dikatakan bersalah, atau mencari 1001 alasan logis maupun tidak logis untuk membuktikan bahwa dirinya tak bersalah—padahal sebenarnya bersalah.
padahal kalau kita mau sadar... mengakui kesalahan bukanlah sebuah kehinaan, justru itu adalah lambang keberanian, “kejantanan”, bahkan simbol dari pertobatan, mana ada orang yang mengaku tobat tanpa terlebih dulu mengaku salah? Jika ia mau benar-benar bertobat, seharusnya diawali dengan perasaan bersalah dan menyesal, iya dong? Dengan kata lain, orang yang tidak berani mengaku kesalahan yang diperbuatnya sebenarnya sama sekali tidak bermaksud bertobat.
hanya manusia, memang sudah digariskan sebagai tempat lupa, khilaf, dan salah... maka kita butuh belajar untuk selalu berani mengakui manakala melakukan kesalahan, entah itu sengaja ataupun tidak sengaja. Karena pengakuan itu bisa menjadi bendera putih yang dikibarkan, yang berarti permintaan damai. Tidak ada seorang pun yang boleh “main hakim sendiri” terhadap orang-orang yang sudah mengaku bersalah. Apalagi sampai dibuat “babak belur”.
Demikian pula, Allah yang Maha Pengampun tidak akan mempermasalahkan dosa kita yang sebesar apapun, asalkan kita mengakui bahwa itu adalah kesalahan, dan kita menyesal atas kesalahan tersebut. Toh keagungan-Nya tidak tercoreng sedikitpun dengan adanya dosa seluruh makhluk, apalagi dosa kita seorang. Maka... janganlah berputus asa dari ampunan Allah, akuilah kesalahan jika memang kita bersalah, selalu bersihkan hati kita dengan taubat. Semoga “bendera putih” yang kita kibarkan ini dapat menyelamatkan kita dari hari penghakiman kelak, saat seluruh dosa dan kesalahan kita ditampakkan.


 

welcome :) Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review