About
Selasa, 11 Juli 2017
Implementasi Komputasi Paralel Untuk Enkripsi Citra Berbasis AES Menggunakan JPPF
ENKRIPSI merupakan teknik yang umum digunakan untuk meningkatkan keamanan suatu data Tidak terkecuali untuk citra.Sebagai tambahan dalam level keamanan, kecepatan eksekusi suatu algoritma enkripsi menjadi bagian yang paling penting. Salah satu algoritma enkripsi yang cukup luas diterapkan adalah Advanced Encryption Standards (AES). AES menggunakan key yang lebih panjang daripada algoritma Data Encryption Standard (DES). Pada level keamanan yang sama,perbedaan kecepatan algoritma dapat menyebabkan algoritma yang lebih cepat cenderung dipilih daripada algoritma yang lebih lambat. Sebagai contoh, algoritma DES yang merupakan standar NIST, kini banyak ditinggalkan karena kecepatan eksekusi yang relatif lambat dan mahal untuk diimplementasikan pada hardware maupun software. Dari penelitian ini, dapat diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut. 1.Penggunaan warna pada citra hasil enkripsi menunjukkan pengaburan dengan persebaran RGB yang merata. Hal ini menyebabkan pola-pola pada citra menjadi sulit untuk Dikenali secara langsung. 2.Implementasi komputasi paralel berhasil memberikan waktu komputasi yang lebih cepat. Speedup yang diperoleh dengan membandingkan waktu komputasi paralel terhadap waktu komputasi pada komputer dengan spesifikasi frekuensi prosesor 2,53 GHz satu core adalah rata-rata sebesar 1,65. Sedangkan speedup yang diperoleh dengan membandingkan waktu komputasi paralel terhadap waktu komputasi pada komputer dengan spesifikasi yang lebih tinggi adalah rata-rata kurang dari 1.
Kajian Tentang Komputer Kuantum Sebagai Pengganti Komputer Konvensional Di Masa Depan
Pengertian
komputer kuantum adalah merupakan suatu alat hitung yang menggunakan sebuah
fenomena mekanika kuantum, misalnya superposisi dan keterkaitan, untuk
melakukan operasi data. Dalam komputasi klasik, jumlah data dihitung dengan
bit; dalam komputer kuantum, hal ini dilakukan dengan qubit.
Berdasarkan
uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sistem pada komputer konvensional
(komputer digital) sangat berbeda. Untuk komputer konvensional menggunakan bit
0
dan
1. Untuk komputer kuantum menggunakan qubit 0 , 1 dan superposisi 0 dan 1.
Kecepatan
komputer quantum lebih cepat dari pada komputer konvensional (komputer digital)
karena melakukan proses secara simultan tidak secara linear seperti komputer
konvensional.
Saat ini perkembangan teknologi sudah menghasilkan komputer kuantum sampai 7
qubit, tetapi menurut penelitian dan analisa yang ada, dalam beberapa tahun
mendatang teknologi komputer kuantum bisa mencapai 100 qubit. Kita bisa
membayangkan betapa cepatnya komputer masa depan nanti. Semua perhitungan yang
biasanya butuh waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan berabad-abad pada
akhirnya bisa dilaksanakan hanya dalam hitungan menit.
Langganan:
Postingan (Atom)