Selasa, 28 Januari 2014

TUGAS 5

Diposting oleh Unknown di 03.22 0 komentar
BUAT PERTANYAAN TENTANG ISD 

   1. Berikut ini yang paling tepat dari tujuan ISD adalah
a.       Ilmu yang membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar mamperoleh wawasan pemikiran yang luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dari setiap anggota golongan terpelajar
b.      ilmu yang digunakan untuk pemecahan masalah seseorang
c.       ilmu yang menyelesaikan masalah individu seseorang
d.      ilmu yang membentuk pribadi sesorang
jawab: A
2.       berikut ini yang  termasuk macam macam system ekonomi yang kamu pelajari dalam pembelajaran ISD adalah
a.       Sistem Ekonomi Kapitalisme dan Sosialisme
b.      Sistem Ekonomi Sosialisme dan Individu
c.       Sistem Ekonomi Indonesia dan Negara lain
d.      Sistem ekonomi Individu dan kelompok
Jawab : A
3.       Berikut ini yang tidak termasuk pembagian bidang produksi dalam perekonomian Indonesia adalah
a.       Ektraktif
b.      Agraris
c.       Industri
d.      Pertanian
Jawab : D
4.       Berikut ini yang tidak termasuk dalam factor factor produksi adalah
a.       Factor alam
b.      Faktor tenaga kerja
c.       Factor modal
d.      Factor fisik
Jawab : D
5.       Pada dasarnya problema yang dihadapi oleh negara Indonesia meliputi :
a.       Problema Pemerintah
b.      Problema Ideologi Bangsa
c.       Problema Kedaerahan atau Minoritas
d.      Problema bangsa luar
Jawab : D
6.       Berikut ini merupakan yang tidak termasuk pembagian hokum menurut sumbernya adalah
a.       Hukum Undang-undang
b.      Hukum Kebiasaan
c.       Hukum Traktat
d.      Hukum Yuridis
Jawab : D


7.       Berikut ini yang tidak termasuk dari sifat sifat Negara adalah
a.       Sifat memaksa
b.       Sifat monopoli
c.       Sifat keseluruhan
d.       Sifat mencakup semua
Jawab : C
8.       Berikut ini yang tidak termasuk dalam unsur sebuah Negara adalah
a.       Harus ada wilayahnya
b.       Harus ada rakyatnya
c.       Harus ada pemerintahnya
d.      Harus negara berdaulat
Jawab : D
9.       Berikut ini yang tidak termasuk dari ciri ciri masyarakat perkotaan adalah
a.       Kehidupan keagamaanya berkurang dibandingan masyarakat di desa.
b.      Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa
bergantung pada orang lain.
c.       Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan, menyebabkan interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada kepentingan pribadi.
d.      Suka hidup bergotong royong
Jawab : D
10.   Berikut ini yang tidak termasuk ciri ciri masyarakat pedesaan adalah
a.       Di dalam masyarakat pedesaan antara warganya mempunyai
hubungan yang erat dan mendalam.
b.      Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar sistem kekeluargaan.
c.       Masyarakat pedesaan bersifat homogen baik dalam agama,
mata pencarian, adat dan sebagainya
d.      Lebih bersifat individual
Jawab : D
11.   Berikut ini yang tidak termasuk perbedaan masyarakat perkotaan dan pedesaan adalah
a.       Jumlah dan kepadatan penduduk
b.      Lingkungan hidup
c.       Mata pencaharian
d.      Ekonomi
Jawab : D
12.   Berikut ini yang tidak termasuk sebab dari urbanisasi adalah
a.       Adanya pertambahan penduduk secara alamiah
b.      Terjadinya arus perpindahan dari desa ke kota
c.       Tertariknya pemukiman pedesaan ke dalam lingkup kota
d.      Makin meningkatnya tuna-karya
Jawab : D


13.   Berikut ini yg bukan factor penyebab terjadinya kemiskinan adalah
a.       Tersedianya lapangan pekerjaan
b.      Malas bekerja.
c.       Keterbatasan sumber alam
d.      Terbatasnya lapangan kerja
Jawab : A
14.   semua kegiatan yang ditujukan untuk menyakurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen adalah
a.       produksi
b.      konsumsi
c.       distribusi
d.      vendor
jawab : C
15.   sebutkan pengertian masyarakat menurut hasan sadili
a.       masyarakat adalah suatu kebulatan dari pada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dangan manusia
b.      masyarakat adalah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama
c.       masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri atas banyak sekali kolektiva- kolektiva serta kelompok dari tiap-tiap kelompok terdiri atas kelompok-kelompok lebih baik atau sub kelompok
d.      suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya
jawab : B
16.   factor yang penting dalam pembangunan adalah
a.       pendidikan formal
b.      pendidikan unformal
c.       pendidikan individu
d.      pendidikan kompleks
jawab : A
17.   berikut ini yang tidak termasuk  Asas Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda
a.       Asas Edukatip
b.      Asas Persatuan dan Kesatuan Bangsa
c.       Asas Swakarsa
d.      Asas kekeluargaan
18.   Berikut ini yang bukan merupakan sumber hokum adalah
a.       Undang undang
b.      Pancasila
c.       Traktat
d.      Yurisprudensi
Jawab : B


19.   Yang bukan termasuk Usaha-usaha yang dilaksanakan Kebijaksanaan Kependudukan
a.       Usaha Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pertanian
b.       Transmigrasi
c.        Industrialisasi
d.      Reboisasi
Jawab : D
20.   Factor yang tidak mempengaruhi pertumbuhan adalah
a.       Pendirian Nativistik
b.      Pendirian Emperistik dan Environmentalistik
c.       Pendirian Konvergensi dan Interaksionisme
d.      Masa tumbuh

Jawab : D

TUGAS 4

Diposting oleh Unknown di 03.20 0 komentar
SAINS DAN TEKNOLOGI 

Berdasarkan kajian filsafat ilmu, istilah Iptek (ilmu, pengetahuan, teknologi) juga sering dibedakan secara terpisah atau sendiri-sendiri, karena masing-masing ketiga istilah itu dianggap memiliki bobot keilmiahan yang berbeda-beda.
Menurut pengertian ini, pengetahuan merupakan pengalaman yang bermakna dalam diri tiap orang yang tumbuh sejak ia dilahirkan. Oleh karena itu, manusia yang normal, sekolah atu tidak sekolah, sudah pasti dianggap memiliki pengetahuan. Pengetahuan dapat dikembangkan manusia karena dua hal :
·      Pertama : Manusia mempunyai bahasa yang dapat mengomunikasikan informasi dan jalan pikiran yang melatarbelakangi informasi tersebut;
·      Kedua  Manusia mempunyai kamampuan berpikir menurut suatu alur pikir tertentu yang merupakan kemampuan menalar. Penalaran merupakan suatu proses berpikir menurut suatu proses berpikir dalam menarik kesimpulan yang berupa pengetahuan.
Pengetahuan yang sifatnya acak perlu ditingkatkan lagi derajat atau bobot keilmiahannya sehingga berubah menjadi ilmu. Dengan demikian  pengetahuan yang bersifat acak serta terbuka itu dengan melalui proses yang cukup panjang, dapat diorganisasikan dan disusun menjadi bidang-bidang ilmu.
            Ilmu dapat diartikan sebagai pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, di mana pengetahuan tersebut selalu dapat dikontrol oleh setiap orang yang ingin mengetahuinya. Berpijak dari pengertian ini, maka ilmu memiliki kandungan unsur-unsur pokok sebagai berikut:
·         Berisi pengetahuan (knowledge).
·         Tersusun secara sistematis.
·         Menggunakan penalaran.
·         Dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain

Sedangkan berbicara masalah teknologi, dimana istilah teknologi sendiri sebenarnya sudah mengandung pengertian sains dan teknik atau engineering, sebab produk-produk teknologi tidaklah mungkin ada tanpa didasari adanya sains. Sementara itu, dalam sudut pandang budaya, teknologi merupakan salah satu unsur budaya sebagai hasil penerapan praktis dari sains.
            Pada titik inilah kita berbicara tentang seni. Seni berasal dari bahasa Latin, yaitu ars yang berarti kemahiran. Secara etimologis, seni (art) diformulasikan sebagai suatu kemahiran dalam membuat barang atau mengerjakan sesuatu. Pengertian seni merupakan kebalikan dari alam, yaitu sebagai hasil campur tangan (sentuhan) manusia. Seni merupakan ekpresi jiwa seseorang yang hasil ekspresi tersebut berkembang menjadi bagian dari budaya manusia. Seni dan keindahan yang tercipta merupakan dua sisi yang tidak bisa dipisahkan. Dengan seni, cipta dan karya manusia, termasuk teknologi, di dalamnya mendapat sentuhan keindahan atau estetika.

B.  DAMPAK PENYALAHGUNAAN IPTEKS PADA KEHIDUPAN
Dampak langsung dari kemajuan Ipteks adalah kemudahan-kemudahan dalam beraktifitas. Memang Ipteks diciptakan dengan tujuan untuk memberikan berbagai kemudahan dan memperingan beban pekerjaan manusia yang tadinya sangat melelahkan menjadi ringan. Namun, dampak negatif dari kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, dapat mengakibatkan masyarakat semakin terbuai, karena mereka hampir tak sadar bahwa ternyata dirinya telah berada dalam situasi pola hidup konsumtif, hedonistik, dan materialistik.
Dampak negatif lain akibat penyalahgunaan ipteks pada kehidupan dibeberapa bidang diantaranya :

a.     Bidang informasi dan komunikasi
Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
1). Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
2). Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan pihak tertentu untuk tujuan tertentu.

b.      Bidang sosial dan budaya
Kemajuan teknologi akan berpengaruh negatif pada aspek budaya seperti:
Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani. Dll

c.       Bidang pendidikan
Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Dll

d.      Bidang Kesehatan
        Keberhasilan mengatasi penyakit,.terutama penyakit menular, menyebabkan angkakematian (mortalitas) menurun,sehingga populasi penduduk terus meningkat. Akibatnya manusia lanjut usia yaitu manusiayang usianya lebih dari 60 tahun dan disebut lansia,makin harimakin banyak juga.

Di satu sisi, Ipteks secara positif telah mendatangkan rahmat, dalam arti dapat meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Oleh karena itu, ada pihak yang menyatakan bahwa Ipteks menjadi ”tulang punggung kesejahteraan”. Namun di sisi lain, seperti dapat kita amati dalam kehidupan, penerapan, dan pemanfaatan Ipteks itu juga telah membawa dampak negatif atau membawa laknat dalam bentuk munculnya masalah lingkungan, seperti pencemaran, kekeringan, banjir, tanah longsor, dan kenaikan suhu udara global.
Oleh karena itu, kita sebagai umat manusia tentunya harus penuh kewaspadaan dan kehati-hatian dalam menerapkan dan memanfaatkan Ipteks, yakni yang sesuai dengan asas-asas keserasian, keseimbangan, maupun kelestarian. Dengan demikian, kehidupan di bumi ini akan tetap berjalan secara seimbang dan lestari.


C.  PROBLEMATIKA PEMANFAATAN IPTEKS DIINDONESIA
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia tertinggal jauh dan sangat memprihatinkan dibanding Negara-nehara Eropa dan Amerika Serikat bahkan pula di Negara-negara Asia misalnya Jepang dan China. Hal ini disebabkan oleh :
1.    Rendahnya kemampuan Iptek nasional dalam menghadapi perkembangan global. Hal ini ditunjukkan dengan Indeks Pencapaian Teknologi (IPT) dalam lapaoran UNDP tahun 2001 menunjukkan tingkat pencapaian teknologi Indonesia masih berada pada urutan ke-60 dari 72 negara.
2.    Rendahnya kontribusi Ipteks nasional di sektor produksi. Hal ini antara lain ditunjukkan oleh kurangnya efisiensi dan rendahnya produktivitas, serta minimnya kandungan teknologi dalam kegiatan ekspor.
3.    Belum optimalnya mekanisme intermediasi Iptek yang menjembatani interaksi antara kapasitas penyedia Iptek dengan kebutuhan pengguna, Masalah ini dapat dilihat dari belum tertatanya infrastruktur Iptek, antara lain institusi yang mengolah dan menerjemahkan hasil pengembangan Iptek menjadi preskripsi teknologi yang siap pakai untuk difungsikan dalam sistem produksi.
4.    Lemahnya sinergi kebijakan Iptek, sehingga kegiatan Iptek belum sanggup memberikan hasil yang signifikan.
5.    Masih terbatasnya sumber daya Iptek, yang tercermin dari rendahnya kualitas SDM dan kesenjangan pendidikan di bidang Iptek. Rasio tenaga peneliti Indonesia pada tahun 2001 adalah 4,7 peneliti per 10.000 penduduk, jauh lebih kecil dibandingkan Jepang sebesar 70,7.
6.    Belum berkembangnya budaya Iptek di kalangan masyarakat. Budaya bangsa secara umum masih belum mencerminkan nilai-nilai Iptek yang mempunyai penalaran objektif, rasional, maju, unggul, dan mandiri. Pola pikir masyarakat belum berkembang ke arah yang lebih suka menciptakan daripada sekedar memakai, lebih suka membuat dari sekadar membeli, serta lebih suka belajar dan berkreasi daripada sekedar menggunakan teknologi yang ada.
7.     Belum optimalnya peran Iptek dalam mengatasi degradasi fungsi lingkungan hidup. Kemajuan Iptek berakibat pula pada munculnya permasalahan lingkungan. Hal tersebut antara lain disebabkan oleh belum berkembangnya sistem manajemen dan teknologi pelestarian fungsi lingkungan hidup.
8.    Masih lemahnya peran Iptek dalam mengantisipasi dan menanggulangi bencana alam. Wilayah Indonesia dalam konteks ilmu kebumian global merupakan wilayah yang rawan bencana. Banyaknya korban akibat bencana alam merupakan indikator bahwa pembangunan Indonesia belum berwawasan bencana. Kemampuan Iptek nasional belum optimal dalam memberiakn antisipasi dan solusi strategis terhadap berbagai permasalahan bencana alam, seperti pemanasan global, anomali iklim, kebakaran hutan, banjir, longsor, gempa bumi, dan tsunami. 

TUGAS 3

Diposting oleh Unknown di 03.16 0 komentar
Agama dan masyarakat
Saya bercerita tentang jihad, seperti yang kita ketahui banyak orang menyalah artikan bahwa jihad itu apa? Dan yang kita ketahui orang yang melakukan pemboman di Indonesia contohnya kasus amrozi cs yang melakukan pemboman di bali .
Yang saya tidak setujui mengapa mereka melakukan pemboman yang menewaskan banyak orang,mereka kira itu berjihad? Ternyata tidak! Jihad dijaman rasullulah berdakwah agar manusia meninggalkan kemusyrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada umat dan mendidik manusia agar sesuai dengan tujuan penciptaan mereka yaitu menjadi khalifah Allah di bumi.
Mereka melakukan pemboman besar besaran di bali itu menewaskan banyak orang yang tidak tau apa apa,orang yang tidak bersalah.
Yang saya selaku umat islam yang awam dan mungkin juga para pemikir Islam lain takutkan adalah pandangan umat lain secara umum dan umat islam pada khususnya tentang islam itu sendiri akan menjadi berubah. Mereka akan menganggap Islam adalah agama kekerasan, agama teror dan agama yang menebarkan ketakutan. Bisa anda bayangkan paradigma itu akan menyandingi didepan atau dibelakang nama Al-Islam dimasa depan. Dimana semua orang akan takut dan gentar untuk mendekat dan bersosialisasi dengan para pemeluknya dikarenakan paradigma tersebut. Ini baru paradigma islam dilihat dari umat lain (agama lain) lalu bagaimana pandangan umat islam sendiri terhadap agamanya?
Mungkin tidak jauh beda dengan umat lain, umat islam sendiri akan merasa enggan dan takut terhadap islam dan mungkin akhirnya mereka akan ragu terhadap kebenaran islam dan malah beralih (murtad) kepada agama lain,. kalo sudah begini siapakah yang harus disalahkan? Ajaran Islamkah ataukah Kesalahan Tafsir segelintir ummat islam yang salah menafsirkan ajarannya? Silahkan anda sendiri yang tentukan jawabannya.
Nah yang takkalah mengagetkan bagi saya adalah pernyataan dari Amrozi Cs yang menyatakan mereka ummat islam yang mati dalam peristiwa Bom Bali atau pengeboman lainya secara umum, sama saja dengan mati Syahid. Ini mungkin terdengar bijak dan berwibawa sekali perkataan ini, tapi coba kita tafsirkan berdasarkan konteksnya.
Pelaku Bom Bali adalah ummat islam sementar korbannya yang mereka anggap syahid adalah ummat islam, jadi nantinya ada sebagian orang keblinger yang menggunakan perkataan mereka ini sebagai hujjah atau aturan bahwa membunuh sesama muslim maka yang terbunuh akan mati syahid dan yang membunuh akan syahid pula, makin rancau saya hukum islam ini? Belum lagi kalo kita menengok Bom JW Marriot, yang ternyata korban terbesar adalah justru dari ummat islam, lalu bagaimana tatanan hukum agama kita nantinya jika seperti ini?
Yang jelas sebagai ummat islam, kita harus merubah dan memperbaiki tatanan hukum islam dan paradigma buruk yang muncul akibat tatanan hukum yang diselewengkan tersebut. Jihad bukanlah suatu cara untuk menciptakan ketakutan (baca tarikh perang Rasulullah, mana yang diperangi orangkafir yang diam dirumah ataukah orang kafir yang ikut berperang) tapi suatu cara untuk menegakkan dan mengembalikan kedaulatan islam. Sehingga tidak dibenarkan jika jihad ini menjadi sebab terjadinya ketakutan dan keresahan masyarakat, namun jihad adalah justru cara untuk mengakhiri ketakutan dan keresahan tersebut.
Saran saya bagi orang orang yang ingin berjihad, mari kita berjihad melawan kebodohan, kemiskinan dan keterpurukan yang lebih baik dan haq daripada jihad yang salah dan justru dicaci dan dimaki oleh masyarakat.

TUGAS 2

Diposting oleh Unknown di 03.15 0 komentar
Pemuda dan sosialisasi


Pemuda adalah suatu generasi yang dipundaknya terbebani oleh bermacam macam harapan terutama dari generasi lainnya.disamping memiliki permasalahan pemuda memiliki potensi yang ada pada dirinya yang sangat penting sebagai sumber daya manusia.
Oleh karena itu potensi generasi muda ini harus digarap dalam arti pengembangan dan pembinanaannya hendaknya harus sesuai dengan asas,arah dan tujuan pengembangan dan pembinaan melalui proses kematangan dirinya dan belajar pada berbagai media sosialosasi yang ada pada masyarakat.
Masalah dan potensi generasi muda
1.  Permasalahan generasi muda
a.    Dirasa menurunya jiwa idealisme,patriotism dan nasionalisme dikalangan enerasi muda
b.    Kekurang pastian generasi muda terhadap masa depannya
c.    Belum seimbangnya fasilitas generasi muda baik formal maupun non formal
d.    Kekurangan lapangankerja dan serta tingginya tingkat pengangguran dikalangan generasi muda
e.    Kurangnya gizi yang dapat penyebabkan hambatan bagi perkembangan kecerdasan serta pertumbuhan badan dikalangan generasi muda
f.    Masih banyak nya perkawinan dibawah umur terutama dikalangan masyarakat pedesaan
g.    Pergaulan bebas yang membahayakan sendi sendi perkawinan dan kehidupan berkeluarga
h.    Meningkatnya kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika
i.     Belum adanya perundang undangan yang penyangkut generaasi muda


2.  Potensi Potensi gederasi muda
Potensi potensi generasi muda yang perlu dikembangkan
a.    Idealisme dan daya kritis
Secara sosiologis generasi muda belum mapan dalam tatanan yang ada.maka iya dapat melihat tatanan seecara wajar mampu menjadi gagasan baru
b.    Dinamika dan kreativitas
Adanya idialisme dalam generasi muda.maka generasi muda memiliki potensi kedinamisan dan kreativitas yakni kemampuan dan kesedian untuk mengadakan perubahan pembaharuan dan penyempurnaan kekurangan kekurangan yang ada
c.    Keberanian mengambil resiko
Generasi muda dapat dilibatkan dengan usaha yang mengandung resiko,kesiapan pengetahuan dan perhitungan akan memberikan kualitas yang baik dalam mengambil resiko
d.    Optimis dan kegairahan semangat
Kegagalan tidak menyebabkan golongan muda patah semangat optimisme dan kegairahan semangat yang dimiliki golongan muda akan menjadi pendorong supaya mereka lebih maju lagi
e.    Sikap kemandirian dan disiplin murni
Generasi muda memiliki sikap mandiri dalam berbagai tindakan.
f.    Terdiidik
Walaupun dengan memperhitungkan factor putus dekolah secara menyeluruh baik dalam arti kuntitatif maupun kualitatif
g.    Keanekaragaman persatuan dan kesatuan
Keanekaragaman bangsa Indonesia didasrkan atas semangat bhineka tunggal ika sehingga dengan demikian menjadi sumber yang kaya untuk diri kita
h.    Patriotisme dan nationalisme
Dalam tekad dan semangat diharapkan generasi muda dilibatkan dalam setiap usaha dan pemantapan ketahanan perthanan nasional
i.     Sikap kesatria
Kemurnian idealisme,keberanian dan semangat pengabdian dan pengorbanan serta rasa tanggung jawab social yang tinggi adalah unsure unsure yang perlu dipupuk di generasi muda sekarang
j.     Kemampuan Penguasaan ilmu pengtahuan dan teknologi
Generasi muda dapat berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

Pengertian sosialisasi
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui belajar dan penyesuaian diri,bagaimana bertindak dan berfikir agar dia daapat berperan dan berfungsi baik sebagai individu maupun sebgai anggota masyarakat.
Tujuan pokok proses sosialisasi :
1.     Indvidu harus diberi ilmu pengetahuan yang dibutuhkan bagi kehidupan kelak di masyarakat
2.    Individu harus berkomunikasi secara efektif dan mengembangkan kemampuannya
3.    Pengendalian fungsi fungsi yang dipelajari melalui pelatihan mawas diri yang tepat
4.    Bertingkahlaku sesuai dengan norrma sertadengan kepercayaan















Kepribadian seseorang melalui sosialisasi dapat terbentuk dimana kepribadian itu merupakan suatu komponen pemberi atau penyebab warna  dari wujud tingkah laku manusia  jadi dalam hal ini sosialisasi adalah satu proses belajar kebudayaan dari anggota masyarakat dalam hubungan dengan system social.
Setiap indidvidu dalam masyarakat yang berbeda mengalami sosialisasi yang berbeda pula,karena proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan kebudayaan dan lingkungan social dan lingkungan.

Oleh karena itu proses sosialisasi melahirkan kedirian dan kepribadian seseorang terhadap diri sendiri an memandang adanya pribadi orang lain diluar dirinya.
Sosialisasi pemuda
Proses sosialisasi kehidupan yang dialami pemuda baik di lingkungan keluarga,sekolah maupun masyarakat,membawa pengaruh yang besar pula dalam membina sifat untuk dapat hidup di masyaakat.
          Contohnya para pemuda wirid di mesjid mesjid yang seminggu sekali mengadakan kunjungan ke panti asuhan atau pun pemuda yang setiap minggunya mengadakan gotong royong dengan warga komplek,itu merupakan contoh soasialosasi pemuda dengan masyarakat
          Selanjutnya juga dapat kita ambil contoh dari hari kemerdekaan yaitu tanggal 17 agustus,banyak diantaranya para pemuda yang masih mengadakan acara acara 17 agustus untuk dapat mengingat kembali perjuangan pahlawan kita sehingga kita biasa seperti ini.






Alasan mengapa pemuda menjalani pendidikan tinggi
1.     Pemuda diperlukan memiliki pengetahuan yang luas terhadap masyarakat karena adaannya kesempatan terlibat dalam pemikiran,pembicraan serta penelitian tentang berbagai masalah yang ada di masyarakat.
2.    Sebagai kelompok yang paling lama di bangku sekolah ,maka mahasiswa mendapatkan sosialisasi terpanjang secara berencana,dibandingkan generasi muda lainnya.
3.    Mahasiswa yang berasal dari berbagai etnis dan suku bangsa dapat menyatu dalam bentuk terjadinya akultrasi social dan budaya.

4.    Mahasiswa memiliki pandangan yang lebih luas dari pada generasi muda lainnya.
 

welcome :) Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review