BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perubahan kebutuhan
pembeli, kekuatan sosial ekonomi, teknologi baru, kekuatan sosial ekonomi, dan
kegiatan persaingan dapat menyebabkan perubahan pada Pasar. Perubahan-perubahan
tersebut menyebabkan peluang dan ancaman baru bagi perusahaan untuk melayani
pasar.
1.3 Tujuan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah:
- Penulisan ini untuk mengetahui dasar
penilaian situasi
- Penulisan ini Untuk mengetahui metode
analisis situasi pasar
1.4 Rumusan Masalah
Makalah ini membahas tentang analisis situasi pasar
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Analisis Situasi Pasar
Analisa situasi pasar persaingan adalah
langkah pertama dalam merancang strategi baru atau mengkaji strategi yang sudah
ada (Carvens, 2000). Analisa situasi ini dilakukan setelah strategi
diimplikasikan untuk menentukan perubahan strategi yang diperlukan.
2.2 Penilaian Situasi Pasar
A. Analisa Pasar
Pasar hendaknya ditentukan
agar konsumen dan pesaing dapat dianalisis secara tepat. Menurut Kotler (2000),
syarat adanya pasar adalah harus terdapat orang-orang dengan kebutuhan dan
keinginan tertentu dan satu atau lebih produk yang dapat memuaskan kebutuhan
ini. Selain itu, para pembeli juga mau dan mampu membeli produk yang memuaskan
kebutuhan keinginan mereka. Pasar produk merupakan produk khusus yang dapat
memuaskan sejumlah kebutuhan dan keinginan manusia yang mau dan mampu
membelinya (Cravens, 2000). Istilah produk menunjukkan produk fisik atau jasa
pelayanan.
Defenisi ini memadukan
manusia atau organisasi dengan kebutuhan dan keinginan yang hampir sama
terhadap suatu kategori produk yang dapat memuaskan keinginan tersebut.
B. Analisa persaingan
Persaingan antar merk dapat
terjadi pada semua struktur pasar produk. Biasanya perusahaan tidak bersaing
langsung dengan semua perusahaan dalam industri. Karenanya harus dilakukan
identifikasi perusahaan mana yang merupakan pesaing utama. Pengevaluasian
strategi, kekuatan, kelemahan dan rencana para pesaing juga merupakan aspek
kunci analisa situasi. Evaluasi ini penting untuk
identifikasi pesaing yang
sudah ada dan potensial. Hanya beberapa perusahaan dalam industrinya yang
menyimpulkan para pesaing utama. Cravens (2000) menyatakan bahwa analisa
pesaing meliputi pendefenisian arena persaingan, penganalisisan group
strategis, pengambaran dan pengevaluasian tiap pesaing utama. Analisis tersebut
harus menunjukan kekuatan dan kelemahan pesaing.
2.3 Metode Analisis Pasar
Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor untuk
merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat
memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities), namun secara
bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threat).
Perencanaan strategis harus menganalisis faktor-faktor strategis perusahaan
(kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman) dalam kondisi yang ada saat ini. Hal
ini disebut dengan analisis situasi. Model yang paling populer untuk analisis
situasi adalah Analisis SWOT (Rangkuti, 2005:19).
·
Kekuatan (Strenghts) adalah
situasi internal organisasi yang berupa kompetensi/kapabilitas/sumberdaya yang
dimiliki organisasi, yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk menangani
peluang dan ancaman.
·
Kelemahan (Weakness) adalah situasi internal
organisasi dimana kopetensi/kapabilitas/sumberdaya organisasi sulit digunakan
untuk menangani kesempatan dan ancaman.
·
Peluang (Opportunity)
adalah situasi eksternal organisasi yang berpotensi menguntungkan.
·
Ancaman (Threat) adalah
situasi eksternal organisasi yang berpotensi menimbulkan kesulitan.
2.4 Diagram Matriks TOWS
Alat yang dipakai untuk menyusun faktor-faktor strategis
perusahaan adalah matriks SWOT atau disebut juga dengan matriks TOWS. Matriks
ini dapat menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal
yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang
dimilikinya. Matriks ini dapat menghasilkan empat set kemungkinan alternatif strategis
- Strategi
SO Strategi ini dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan, yaitu dengan
memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang
sebesar-besarnya
- Strategi
ST Strategi ini adalah strategi yang .
- Strategi
WO Strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan
cara meminimalkan kelemahan yang ada
- Strategi
WT Strategi ini didasarkan pada kegiatan yang bersifat defensive dan
berusaha meminimalkan kelemahan yang ada, serta menghindari ancaman
Analisis SWOT adalah penilaian terhadap hasil identifikasi situasi, untuk
menentukan apakah suatu kondisi dikategorikan sebagai kekuatan, kelemahan,
peluang atau ancaman (Tripomo, 2005:118)
2.4 Contoh Analisa SWOT
Penelitian menunjukkan
bahwa kinerja perusahaan dapat ditentukan oleh kombinasi faktor internal dan
eksternal. Kedua faktor tersebut harus dipertimbangkan dalam analisis SWOT.
Analisis SWOT membandingkan antara faktor eksternal peluang dan ancaman dengan
faktor internal kekuatan dan kelemahan (Rangkuti, 2005:19).
·
Analisa
lingkungan eksternal
Analisa lingkungan eksternal berguna untuk
merumuskan strategi memanfaatkan peluang yang ada dan meminimumkan ancaman
potensial yang akan dihadapi suatu perusahaan. David (2000) membagi kekuatan
eksternal kedalam lima kategori yaitu kesadaran ekonomi, kekuatan sosial
(termasuk didalamnya budaya, demografi dan lingkungan), kekuatan politik,
kekuatan teknologi dan kekuatan pesaing. Data eksternal dikumpulkan untuk
menganalisis hal-hal yang menyangkut persoalan ekonomi , sosial , budaya,
demografi, lingkungan, politik, peraturan pemerintah, hukum, teknologi,
persaingan di pasar industri dimana perusahaan berada. ]
·
Analisa Lingkungan Internal
Analisa terhadap lingkungan internal dapat
menjadi landasan bagi perusahaan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan
(Hunger dan Wheelen, 2000). Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap strategi
yang dijalankan perusahaan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Pearce dan
Robinson (1997) bahwa analisa internal adalah pengertian mengenai pemikiran
pencocokan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dengan peluang dan
ancaman yang ada di lingkungan. Dalam penyusunan analisa lingkungan internal
yag menyangkut kekuatan dan kelemahan organisasi, dapat ditempuh dengan
mempergunakan matriks analisa lingkungan internal IFAS (Internal Factors
Analisys Summary) untuk mengidentifikasi faktor strategi internal. Matriks IFAS
digunakan untuk mengetahui faktor-faktor internal perusahaan berkaitan dengan
kekuatan dan kelemahan, data yang dapat digali dari beberapa fungsional
perusahaan misalnya aspek manajemen, keuangan, SDM, pemasaran, sistem
informasi, dan produksi (David, 1997).
BAB III
PENUTUP
3.1 Komentar
Menurut saya dalam banyak aspek yang harus diperhatikan dalam
pemasaran produk seperti perubahan
kebutuhan pembeli, kekuatan sosial ekonomi, teknologi baru, kekuatan sosial
ekonomi, dan kegiatan persaingan.
Sehingga perlu adanya pemahaman tentang cara untuk mengetahui dasar penilaian situasi dan mengetahui metode analisis situasi pasar.
DAFTAR PUSTAKA
·
Cravens,
W.David, 2000, Pemasaran Strategis, Erlangga, Jakarta Rangkuti
- 2005) Sumber : Tripomo, Tedjo,
2005, Manajemen Strategi, Rekayasa Sains, Bandung
- https://www.google.com.ph/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=4&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjo_7Xh863QAhXLu48KHWR2AEwQFggyMAM&url=http%3A%2F%2Fiqbalhabibie.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F31081%2FAnalisa%2BSituasi%2BPasar%2BPersaingan.pdf&usg=AFQjCNEPc8-ekl99efYdz9318y4xcpe0PA



